LIFT NERAKA AKIBAHARA

Akibahara salah satu pusat belanja di tokyo, yang menjadi surganya para otakuĀ  (read: pecinta anime). Meskipun bukan otaku, pastinya gak akan nyesel buat berkunjung ke kawasan akiba untuk sekedar cuci mata, dari belanja oleh oleh dan peralatan elektronik yg katanya murah, hingga nostalgia kartun kartun jadul yang udah gak tayang di indonesia. Lengkapp…


Perjalanan saya di tokyo paling banyak dihabiskan di kawasan akibahara ini. ya mau gimana lagi sebagai pecinta manga saya ingin menyaksikan sendiri secara real life, hal hal yg saya liat didalam komik. Dari godaan para maid untuk mengunjungi kafe plus-plusnya, game center yg berisi hamburan bola-bola panchikonya, hingga tak sengaja menyenggol red zonenya Akiba.

Sebagai kolektor action figure, jalan di akiba bikin mata jelalatan. Bantingan harga yg murah hingga deretan lengkap series dari beragam action figure, bahkan yang langka sekalipun. Jadilah saya keliling ketiap toko liat liat dan membandingkan harga.


Hingga saya menemukan suatu toko yg super murah dan tak kan terlupa bagi saya. Mainanya lengkap gak cuman dari versi asia, versi luar juga ada.. Star wars, topeng dan beragam mask latex, hingga action figure kartun jadul seperti anpanman (superman roti). Namun ruanganya sangat kecil, hingga akhirnya saya menemukan sebuah lift kasat mata yang akan dinaiki bapak bapak. Saya akhirnya masuk lift tersebut dengan harapan menemukan mainan idaman saya di lantai lainya dengan harga yang miring.

Pintu lift terbuka, segera saya masuk bersama beberapa teman saya. Saking semangatnya saya menekan setiap tombol lantai.


Tiiiingg lantai dua terbuka, dengan jarak yg sangat dekat kami dapat melihat rak rak utama yang menghadap lift berisikan majalah, buku dan komik porno ?!? hah? sambil terheran spontan kami buru buru menakan tombol penutup pintu lift…


Tiiingg lantai tiga terbuka, lagi lagi hal senonoh terpajang di depan mata. terdapat deretan display kumpulan dvd dan game porno, tak lepas dengan poster jumbo yang menggoda keimanan para pria. Sekali lagi kami buru buru menutup pintu lift.

Saat akal kembali, kami baru menyadari bahwa di dalam lift terdapat banyak selembaran yang berisi pose menggoda wanita sexy, beserta harga dan nomor telepon. Sayangnya hanya terdapat satu lift untuk naik-turun, tentu tidak ada tangga darurat karena keterbatasan bangunan yang sempit tersebut. Sehingga pasrahlah kami di dalam lift yg penuh poster-poster tak senonoh.

Tiinngggg lantai terakhir terbuka… Dann jackpot ! mainan-mainan pemuas raga dalam dahaga “sex toys” dipajang tepat didepan mata. Masih teringat jelas tatapan salah satu boneka dengan mulut mengangganya menyapa kami dalam kepanikan. terlihat jelas dildo, vibrator hingga seragamĀ dan benda-benda aneh lain yang imajinasi saya tak sanggup membayangkan kegunaanya lebih jauh lagi. akal sehat mulai terkoyak.


Apalah daya sudah terlanjur memencet semua tombol tiap lantai untuk berhenti, yang ada diharapan kami saat itu semoga saat turun kebawah tidak ada org yg akan turun juga dari lantai lain, sehingga tak perlu melihat benda benda *maksiat* itu lagi wkwkwk.

Kami segera membayar mainan yg akan dibeli dan buru-buru keluar, sesaat saya baca tanda di depan lift tersebut berhuruf jepang disambung angka +18.

Haha saya tertawa lemas… Karena diantara kami tak ada yang bisa berbahasa dan membaca tulisan jepang. Meskipun diantara kami tidak ada anak dibawah umur, tetap saja hal hal tadi sangat jarang ditemukan di indonesia secara terbuka. Sehingga kami menyebutnya”lift neraka” karena isinya maksiat semua wkwkwkkw

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *